Bahwabanyak pembesar Wahabi juga tidak percaya dengan keberadaan kitab rekayasa itu, hingga Imam Nawawi di cap sesat karena beliau seorang Sufi beraqidah Asy'ari. 8. Bahwa Abu Fadhl Ahmad Ibnu Ali ad-Dimyati selaku pentahqik sekaligus "penemu" kitab rekayasa itu adalah pembenci Imam Nawawi dan anti Sufi juga anti Asy'ari.
Dibawah ini adalah daftar pondok pesantren, ma'had, yayasan pendidikan yang dikelola orang-orang berpaham bukan Sunni-Sufi (Aswaja) alias orang-orang salafi, wahabi atau komunitas takfiri. Untuk menarik minat peserta didik, mereka biasanya mengiming-imingi beasiswa khusus, gratis biaya pembelajaran selama beberapa tahun, atau tawaran lainnya.
DAFTARPUSTAKA. Muhammad Idrus Ramli., BekalPembelaAhlussunnah Wal Jama'ahMenghadapiRadikalisme SALAFI-WAHABI (Aswaja Center 2013) KH Asep Saifuddin Chalim., AswajaPedomanUntukPelajar,Guru, dan Warga NU (Emir Cakrawala Islam 2017) ' Nur khalik ridwan, membelah ideologi kekuatan wahabi (yogyakarta: tanah air 2009) h.262
Jikatidak, maka, silakan share daftar pesantren wahabi di Indonesia yang dihimpun PP RMI NU dari hasil penelitian santri Nahdliyin terhadap mereka. Di bawah ini adalah daftar pondok pesantren, ma'had, yayasan pendidikan yang dikelola orang-orang berpaham bukan Sunni-Sufi (Aswaja) alias orang-orang salafi, wahabi atau komunitas takfiri.
Namunsejatinya bukan itu yang menjadi dasar orang Islam harus menjadi WAHABI (baca : Wahhabiyah). Namun Al-Wahhab merupakan salah satu nama sifat Allah Swt (Asma'ul Husna) yang berarti Maha Pemberi Karunia. Al Wahhab diambil dari akar kalimat "Wahaba" yang artinya "memberi" dan "memberikan sesuatu tanpa imbalan".
Ustadz Sholeh Mahmoed mengeluarkan pernyataan kontroversi di akunTwitter miliknya. Ustadz Solmed, demikian biasa ia disapa menilai Indonesia saat ini sedang mengalami 'Darurat Wahabi'. "INDONESIA DARURAT WAHABI (siap-siap dituduh Syiah). Tempat wahabi bukan di Indonesia. Indonesia itu tanah Ahlussunnah bukan tanah Ahlu fitnah," demikian kicau Ustadz Solmed.
Pesantrenwahabi yang beredar di Indonesia: Ma'had Imam Bukhori - Solo Ma'had Al-Ukhuwah - Sukoharjo Ma'had Ibnu Abbas - Sragen Ponpes Islam Al-Irsyad - Semarang Ma'had Al-Furqon - Gresik Ma'had Ali bin Abi Thalib - Surabaya Sekolah Dirosah Islamiyah - Sumbersari Ma'had Al-Qudwah - Kediri Ma'had Abu Huroiroh - Mataram Ma'had Al-Furqon - Pekanbaru
PW70p. - Awas dan hati-hati, jangan sampai salah pilih mendaftarkan anak-anak Anda ke pesantren/pendidikan berpaham wahabi/salafi/takfiri atau cingkrang. Banyak alumni pesantren yang setelah pulang hanya fasih berbahasa "akhie.. ukhti.. ana.. antum," tapi anehnya mereka mudah berkata syirik dan bahkan mengkafirkan saudara kita. Orang tuanya sendiri pun disyirikkan. Naudzubillahi mindzalik! Mereka kerap kali bergaya paling kritis dan berpenampilan paling aduhai Islaminya. Saking kritisnya, mereka berani melawan arus dan kebiasaan adat masyarakat. Dan tidak jarang menuduh aduhai umat Islam yang berpaham Sunni sekaligus Sufi. Tawassul, Ziarah Kubur, Tahlilan, memperingati Maulid, Istighosah berjamaah yang merupakan kebiasaan rutin dilakukan oleh masyarakat Indonesia khususnya owarga Nahdliyin mereka sering tuduh syirik, bahkan tidak sungkan pula mengafirkannnya. Apa anak Anda yang sejatinya ingin dipesantrenkan dan ingin menjadi sholeh mendapatkan ajaran yang penuh caci maki dan paling aduhai bener sendiri? Jika tidak, maka, silakan share daftar pesantren wahabi di Indonesia ini, yang dirangkum dari kiriman salah satu anggota Pengurus Pusat Rabhitatul Ma'ahid Islamiyah PP RMI Nahdlatul Ulama NU. Di bawah ini adalah daftar pondok pesantren, ma'had, yayasan pendidikan yang dikelola orang-orang berpaham bukan Sunni-Sufi Aswaja alias orang-orang salafi, wahabi atau komunitas takfiri. Untuk menarik minat peserta didik, mereka biasanya mengiming-imingi beasiswa khusus, gratis biaya pembelajaran selama beberapa tahun, atau tawaran lainnya. Peserta yang kena jaring razia mereka, akan didoktrin sesuai pemahaman mereka yang suka mengafirkan. Berikut hasil penelitian santri Nahdliyin terhadap mereka. Pesantren wahabi yang beredar di Indonesia 1. Ma’had Imam Bukhori - Solo 2. Ma’had Al-Ukhuwah - Sukoharjo 3. Ma’had Ibnu Abbas - Sragen 4. Ponpes Islam Al-Irsyad - Semarang 5. Ma’had Al-Furqon - Gresik 6. Ma’had Ali bin Abi Thalib - Surabaya 7. Sekolah Dirosah Islamiyah - Sumbersari 8. Ma’had Al-Qudwah - Kediri 9. Ma’had Abu Huroiroh - Mataram 10. Ma’had Al-Furqon - Pekanbaru 11. Ponpes Salman Al-Farisi - Kediri 12. Ma’had Imam Syafi’i - Banyuwangi 13. Ma’had Minhajul Sunnah - Bogor 14. Yatim Ibnu Taimiyah - Bogor 15. Ma’had Hidayatunnajah - Bekasi 16. Ma’had Ibnu Hajar - Jakarta Timur 17. Ma’had Ibnu Qayyim Al Jauziyah - Balikpapan 18. Ma’had Ummahatul Mu’minin - Jakarta Pusat 19. Ma’had Riyadusholihin - Pandeglang 20. Ma’had Al-Ma’tuq - Sukabumi 21. Ma’had Rahmatika Al-Atsary - Subang 22. Ma’had Assunah - Cirebon 23. Ponpes Annajiyah - Bandung 24. Ma’had Assunnah - Tasikmalaya 25. Ma’had Ali Imam Syafi’i - Cilacap 26. Islamic Center Ibnu bin Baz - Bantul 27. Ma’had Jamilurrohman - Bantul 28. Ma’had Madinatul Qur’an - bogor 29. Pondok Al Umm - Malang 30. Pondok Pesantren Imam Syafi’i - Aceh 31. Pondok Pesantren Ibnu Katsir - Jember 32. Sekolah Tinggi Dirasah Islamiyah Imam Syafi’i - Jember 33. Arrahmah - Semanding, Malang 34. Yayaysan Madinatul Iman - Kudus 35. Yayasan Al Huda - Bogor 36. Yayadan Al Muwahhidin - Surabaya Jika Anda tidak percaya, silakan cek langsung, apa kurikulum yang diajarkan? Aqidahnya ikut imam siapa? Fiqih nya bermadhab apa? Apakah mereka setuju dengan konsep tasawwuf nya Imam Ghazali atau Imam Junaidi? Apakah pesantren mereka mempraktekkan ziarah ke makam auliya, terutama tiap Jumat sebagaimana pesantren Aswaja lainnya? Apakah mereka juga mempercayai karomah wali Allah yang telah wafat? Ataukah pesantren mereka suka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw tiap tahun? Masihkah ustadz mereka bertawasul sebelum berdoa? Jika tidak, dapat dipastikan mereka adalah kelompok wahabi/salafi takfiri "yang suka mensyirikkan bahkan mengkafirkan amaliah Ahlussunnah wal Jamaah Nahdlatul Ulama. Jangan tergiur dengan metode atau sistem pendidikan dan tawaran beasiswanya sebelum Anda cek manhaj ta'lim nya sesuai Aswaja atau tidak. Masih banyak pondok pesantren yang jauh lebih berkualitas daripada yang tersebut di atas, dan sesuai dengan ajaran Sunni-sufi Ahlusunnah Wal Jamaah Nadlatul Ulama, paham yang selama ini makin paling dibenci oleh kalangan mereka. Carilah daftar pesantren/ma 'had/yayasan pendidikan selain mereka dengan banyak program unggulan. baik dalam bentuk Program Pesantren Modern Terpadu ataupun Ma'had dengan Program Hafiz "Menghafal Al-quran". Ada juga ponpes Aswaja yang memiliki Program Qiroah sab'ah dan bersanad hingga Rasulullah. Banyak pula pesantren yang mengajarkan takhasus salafiyah "Murni Mengkaji Kitab Kuning" hingga ke jenjang Ma'had Aly Setara S1 yang sudah diakui oleh menteri agama. Konsultasi ke tim AyoMondok RMI PBNU sangat diperlukan jika Anda kebingungan mencarikan pesantren ke anak-anak Anda. Terakhir, jika Anda ingin memasukkan daftar pesantren wahabi lainnya ke dalam list di atas, silakan komentar di kotak yang ada di bawah ini! Mohon maaf jika ada yang salah list. Silakan juga dikoreksi! [
Jakarta, IDN Times - Menjadi pendakwah tentunya harus memiliki kepribadian yang baik untuk menjadi teladan masyarakat. Bagai pisau bermata dua, isi dakwah bisa berbuah manis, namun juga bisa jadi bumerang bagi heran, beberapa ustaz sering viral di media sosial akibat isi ceramahnya. Tidak hanya viral karena konten yang berdampak positif, kadang mereka viral karena ceramahnya yang IDN Times rangkum 10 ustaz Indonesia yang viral di media Ustaz Baru-baru ini, nama Ustaz Ustaz Maaher At-Thuwailibi menjadi perbincangan di tengah masyarakat pasca-kematiannya di Rutan Mabes Polri pada Senin 8/2/2021. Maaher tutup usia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur pada akhir Januari 2021 karena nama asli Soni Eranata itu dikenal aktif menyampaikan dakwah menggunakan media sosial, misalnya melalui akun Twitter, YouTube, hingga Instagram. Namun, pada 2020, ia memutuskan untuk pindah berdakwah ke aplikasi Maaher dikenal dengan dakwahnya yang frontal dan keras sehingga menjadikannya sebagai sosok yang begitu, suara merdunya saat membaca Al-Quran disebut-sebut mirip dengan Syekh Maher Al-Muaiqly. Baca Juga Jokowi dan Ustaz Abdul Somad Tokoh Pria Paling Dikagumi di Indonesia 2. Ustaz Derry Pria bernama asli Deri Guswan Pramona ini lahir di Saniangbaka, Sumatra Barat, pada 1 Agustus 1978. Sebelum menjadi seorang pendakwah, Derry merupakan anggota band beraliran musik pernah menjadi gitaris Betrayer hingga 1998 dan selanjutnya membentuk band metal Born by tahun 2000, pelantun lagu Dunia Sementara Akhirat Selamanya’ 2015 itu memutuskan untuk hijrah. Semenjak saat itu, Derry Sulaiman pun memperdalam ilmu agamanya ke berbagai negara seperti India, Pakistan, hingga dari sana, Ustaz Derry mulai aktif berdakwah di lingkungannya di Bali, bahkan ke beberapa kota besar di tanah air. Tidak hanyak berdakwah di masjid atau di pengajian, Ustaz Derry juga kerap berdakwah di diskotik dan klub malam di cerita masa lalunya inilah, Ustaz Derry sempat viral di media Ustaz Abdul SomadUstaz Abdul Somad. ANTARA FOTO/Reno EsnirUstaz Abdul Somad UAS alias UAS menjadi salah satu ulama yang paling dikenal di tanah air. Ceramah dan dakwahnya menjadi teladan bagi banyak umat muslim di Indonesia maupun sejumlah negara heran, YouTube UAS yang diisi dengan ceramah-ceramahnya memiliki 1,78 juta juga sempat terlibat dalam dunia politik ketika dirinya menyatakan mendukung Prabowo Subianto menjadi presiden pada Pilpres 2019. Saat itu, UAS mengaku bermimpi bahwa Prabowo bersama Sandiaga Uno akan memenangkan Pilres. Baca Juga [CEK FAKTA] Ustaz Maaher Disebut Meninggal Akibat Disuntik Vaksin 4. Ustaz Riza MuhammadUstaz Riza Muhammad Sosok Riza Muhammad mengawali kariernya di dunia peran sebelum menjadi pendakwah. Sosoknya terkenal sejak menjadi finalis Indonesia Star Metro TV pada 2004 dan finalis DAI TPI 2008, ia mengikuti audisi menjadi bintang di film Ketika Cinta Bertasbih, dan karier perfilmannya juga cerah saat memerankan film Pesantren Rock n Roll’ pada kenyang mendalami dunia peran, dirinya sempat kembali ke dunia bisnis menjadi Public Relation pada divisi haji dan Umroh di Bank Syari’ah Mandiri. Di sinilah jalan hidup Riza berubah menjadi seorang itu, ia diminta untuk mengundang Ustaz Jefri Al- Bukhori. Ia pun bertemu pihak manajemen Ustaz Solmed. Namun secara tak terduga, Riza mendapat tawaran untuk menjadi seorang 2012 ia pun sering mengisi layar kaca menjadi seorang Ustaz Ebit LewUstaz Ebit Lew Ustaz Ebit Law atau pemilik nama asli Ebit Irawan adalah seorang pengusaha dan pendakwah. Pria kelahiran Malaysia 1984 itu dikenal dengan pendekatan dakwahnya yang menyantuni masyarakat miskin, golongan terpinggir, remaja, dan golongan Ebit Law memiliki darah Tionghoa, ia juga dikenal dengan seminar motivasi kekeluargaan miliknya, Keluarga Sunnah dan pemilik waralaba pasar swalayan Ebit Lew pernah viral karena berkat dakwahnya di Facebook, membuat satu keluarga berdarah Tionghoa di Malaysia berhijrah ke keluarga itu merupakan pedagang buah di Medan Gopeng, Ipoh, Malaysia. Tujuh anggota keluarga semuanya mengucapkan tersebut memutuskan masuk Islam karena kagum setelah menyaksikan video dakwah Ustaz Ebit di Facebook setiap Ustaz Yahya WaloniUstaz Yahya Waloni Ustaz Yahya Waloni juga merupakan seorang ustaz yang cukup dikenal kontroversial di mata publik. Yahya Yopie Waloni lahir di kota Manado pada 30 November lahir dari keluarga berdarah Minahasa yang taat pada agama Kristen. Dalam beberapa ceramahnya, ia mengklaim pernah menjadi pendeta dan pernah menjabat sebagai Rektor UKI menjadi pendeta, ia pun memutuskan mualaf dengan memeluk agama Islam pada Rabu, 11 Oktober 2006, melalui tuntunan sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama NU pun menulis buku berjudul “Islam Meruntuhkan Iman Sang Pendeta” sebagai autobiografinya yang merekam perjalanan hidupnya hingga memeluk Ustaz Yahya Waloni sempat viral di media sosial setelah pengakuannya dengan sengaja menabrak seekor anjing. Ia menabrak seekor anjing hingga kakinya mengaku alasannya menabrak anjing lantaran binatang tersebut memiliki najis. Akibat pernyataannya, warganet ramai mengecam tindakan Ustaz Yahya Ustaz Yusuf MansurUstaz Yusuf Mansur Ustaz Yusuf Mansur memiliki cerita kelam dalam perjalanan hidupnya. Di usia 20 tahunnya, ia sempat mendekam di penjara karena masalah utang akibat dari bisnisnya yang menjalani masa suram itu, pria pemilik nama asli Jam'an Nurkhatib Mansur ini melanjutkan kehidupannya dengan mencoba beberapa peruntungan di dunia bisnis dari mulai pedagang es hingga mendirikan Pondok Pesantren Darul di dunia dakwah dan bisnisnya beriringan sukses membawanya menjadi seorang Ustaz yang banyak Yusuf Mansur akhir-akhir ini ikut menjadi perbincangan warganet pasca anaknya, Wirda Mansur mendadak jadi trending di mesing pencari Google pada Rabu 20/1/2021.Anak Ustaz Yusuf Mansur dijodohkan dengan anak Syekh Ali Jaber, Hasan. Selentingan tentang perjodohan ini terjadi di sebuah program TV. Di sana, Ustaz Yusuf Mansur tertarik menjodohkan putrinya itu dengan anak Syekh Ali Jaber, Al Hasan Ali Jaber. Baca Juga Profil Syekh Ali Jaber, Usia 13 Tahun Jadi Imam Masjid di Madinah 8. Syekh Ali JaberSyekh Ali Jaber Almarhum Syekh Ali Jaber menjadi salah satu pendakwah yang disukai banyak masyarakat. Dilansir dari artikel 'Mengenal Syekh Ali Jaber Lebih Dekat' sebagaimana diunggah sejak usia 13 tahun dia sudah menjadi imam di sejumlah masjid pertama dari 12 bersaudara itu telah menjadi penghafal Alquran sejak muda. Ayahnya dikenal sangat keras dalam mendidik agama ingin agar perjuangannya menyiarkan Islam diteruskan oleh Syekh Ali Jaber sebagai anak pertama. Di antara guru-guru agamanya adalah Ketua Majelis Tahfidz Masjid Nabawi Syekh Muhammad Ramadhan, Ketua Pengurus Makam Rasulullah Syekh Said Adam, dan Ulama Pakar Alquran di Madinah, Syekh Abdurrahman Ali Jaber dikabarkan meninggal dunia pada Kamis 14/1/2021 pukul WIB. Sebelum meninggal, Syekh Aki Jaber sempat dirawat intensif akibat Ustaz Tengku ZulkarnainUstaz Tengku Zulkarnain Tengku Zulkarnain adalah seorang pendakwah, yang sekarang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral Dewan Wasekjen Pimpinan Majeli Ulama Indonesia MUI.Pria kelahiran Medan itu merupakan salah satu pendakwah yang aktif bersuara dan memberikan komentar terhadap beberapa masalah dan isu yang sedang hangat diperbincangkan di tengah dari masalah kerukunan umat beragama di Indonesia, masalah sensor film, prostitusi online, pemblokiran situs-situs Islam radikal, hingga soal vaksin ia diperiksa Mabes Polri karena perang cuit dengan Abu Janda terkait Islam Agama Arogan’.Perang cuitan itu bermula ketika Tengku lewat akun Twitter ustadztengkuzul, membahas arogansi minoritas terhadap mayoritas di Afrika. Cuitan Tengku menyebut tidak boleh ada arogansi, baik dari golongan mayoritas ke minoritas maupun sebaliknya."Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, apertheid. Akhirnya tumbang juga. Di mana-mana negara normal tidak boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yang arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini Ulama dan Islam dihina di NKRI," kata Tengku hal itu, Abu Janda membalas cuitan Tengku Zulkarnain. Dia menyebut ada Islam yang arogan karena mengharamkan kearifan lokal di Indonesia."Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya diharamkan dengan alasan aurat," tutur Abu Janda lewat akun Felix SiawFelix Siauw Felix dikenal oleh masyarakat sebagai mualaf dan menjadi penceramah yang populer di media sosial. Felix Yanwar Siauw atau yang lebih dikenal dengan panggilan Ustaz Felix Siauw merupakan seorang pendakwah beretnis Tionghoa-Indonesia yang memulai karirnya setelah ia memeluk agama kelahiran Palembang, 31 Januari 1984 ini tumbuh besar di keluarga Katolik. Lahir dan besar di Palembang, tetangga di lingkungan sekitarnya pun 95 persen merupakan tahun 2002 atau saat ia berusia 18 tahun, Felix memutuskan untuk memeluk agama Islam dan menjadi mualaf. Walaupun orangtuanya tidak memeluk agama Islam, keduanya mendukung keputusan hanya menyiarkan dakwahnya secara tatap muka dengan publik, dia juga sering menyebarkan dakwahnya lewat media sosial untuk jutaan pengikutnya. Saat ini ia telah memiliki lebih dari 4,8 juta pengikut di Instagram dan lebih dari 3,3 juta pengikut di hanya itu, ia juga sering membagikan video dakwah dan vlog lewat kanal YouTube-nya yang saat ini memiliki lebih dari 904 ribu beberapa nama Ustaz Indonesia yang pernah viral di media sosial. Konten apa yang kamu ingat? Baca Juga Pakar Hukum Cuitan Novel Baswedan soal Ustaz Maaher Bukan Provokasi
Monday, July 11, 2016 Dibawah ini adalah ustad-ustadz yang banyak disebut Wahabi. MUI telah sepakat, bahwa ajaran mereka ahlul takfiri, suka mengkafirkan muslim yang lain, membid'ahkan amalan muslim lain dan tidak bermadzhab. Berikut nama-nama ustadz yang disebut oleh MUI dan tembusan telah disampaikan ke Humas Kemenag RI 1. Ust. Abdul Hakim Abdat 2. Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawwas 3. Ust. Zainal Abidin Syamsudin 4. Ust. Badrusalam 5. Ust. Kurnaedi 6. Ust. Arman Amri 7. Ust. Firanda 8. Ust. Abu Ubaidah Yusuf As Sidawiy 9. Ust. Erwandi 10. Ust. Aunur Rofiq Ghufron 11. Ust. Ahmad Sabiq 12. Ust. Rifky Jafar Thalib 13. Ust. Abu Haidar 14. Ust. Abu Qotadah 15. Ust. Abu Zubeir al-Hawary 16. Ust. Maududi Abdullah 17. Ust. Abdullah Taslim 18. Ust. Badri 19. Ust. Ikhsan 20. Ust. Ali Musri 21. Ust. Yusuf Utsman Baisa 22. Ust. Ali Ahmad Padang 23. Ust. Muhammad Elvy Sjam 24. Ust. Aris Munandar 25. Ust. Abu Nida 26. Ust. Ahmas Fais majalah assunnah 27. Ust. Kholid Syamhudi 28. Ust. Abu Umar Basyir Al Maidany 29. Ust. Abu Salma Alatsary shigor lulusan ITS 30. Ust. Asmuji Muhayat Lc 31. Ust. Muhammad Wujud Arbain 32. Ust. Agus Hasan Basary Lc MAg Malang 33. Ust. Abdullah Sholeh Hadrami Malang 34. Ust. Ainul Riza Malang 35. Ust. Abu Khaleed Subang 36. Ust. Abu Saad Muh Nurhuda Jogja 37. Ust. Zaid Susanto Jogja 38. Ust. Afifi Abdul Wadud Jogja 39. Ust. Abdullah Roy Madinah 40. Ust. Ahmad Zainuddin Banjarmasin 41. Ust. Abdullah Zain 42. Ust. Muhammad Nuzul Dzikri Jakarta 43. Ust. Syafiq Reza Basalamah 44. Ust. Khalid Basalamah 45. Ust. Adi hidayat 46. Ust. Munzir situmorang 47. Ust. Subhan bawazier 48. Ust. Aan chandra 49. Ust. Ahmad anshori 50. Ust. Habib Salim Muhdor 51. Ust. Ali nur medan 52. Ust. dr. Raehanul barehan 53. Ust. Nur bait 54. Ust. Muhammad abdu tuasikal 55. Ust. Ad dariny 56. Ust. Yulian purnama 57. Ust. Andika mianoki 58. Ust. Andy bangkit Jepang 59. Ust. Muhammad abdurrahaman al amiry 60. Ust. Muhammad Ayyub 61. Ust. Abdurrahman Ayyub 62. Ust. Riyadh Bajrey 63 Ust. Husein mubarok Ruqyah Syar'iyyah 64. Ust. Oemar mita 65. Ust. Dony Arif Wibowo Abul Jauza 66. Ust. Fadlan fahamsyah 67. Ust. Muflih Safitra Balikpapan 68. Ust. La Ode Abu Hanafi dan Musa Hafidz Cilik Indonesia 69. Ust. Abu Dzar Palembang 70. Ust. Abdurrahman Yusak Palembang Sumber
Posted on July 6, 2016 by Administrator Berikut ini adalah daftar nama-nama ustadz wahhabi Indonesia atau brpaham wahhabi di Indonesia yang tidak direkomendasikan untuk mengisi ceramah di TV, Radio, Majelis, pengajian dan lainnya, karena berpaham ajaran yang suka membid’ah, menyesatkan pihak lain, bahkan tidak jarang pula sampai mengkafirkan. 1. Ust. Abdul Hakim Abdat 2. Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawwas 3. Ust. Zainal Abidin Syamsudin 4. Ust. Badrusalam 5. Ust. Kurnaedi 6. Ust. Arman Amri 7. Ust. Firanda 8. Ust. Abu Ubaidah Yusuf As Sidawiy 9. Ust. Erwandi 10. Ust. Aunur Rofiq Ghufron 11. Ust. Ahmad Sabiq 12. Ust. Rifky Jafar Thalib 13. Ust. Abu Haidar 14. Ust. Abu Qotadah 15. Ust. Abu Zubeir al-Hawary 16. Ust. Maududi Abdullah 17. Ust. Abdullah Taslim 18. Ust. Badri 19. Ust. Ikhsan 20. Ust. Ali Musri 21. Ust. Yusuf Utsman Baisa 22. Ust. Ali Ahmad Padang 23. Ust. Muhammad Elvy Sjam 24. Ust. Aris Munandar 25. Ust. Abu Nida 26. … dan seterusnya baca disini Ini Daftar Ustadz Wahabi Indonesia yang Kerap Membid’ahkan Filed under Muslim Info Tagged daftar ustadz wahhabi baru, List Ustadz Berpaham Wahhabi di Indonesia, Nama-Nama Ustadz Berpaham Wahhabi di INdonesia
- Kepada umat Islam di Indonesia, waspadalah terhadap nama-nama ustadz di bawah ini. MUI telah sepakat, bahwa ajaran mereka ahli takfiri suka mengakfirkan muslim yang lain, membid'ahkan amalan muslim yang lain dan tidak bermadzhab. Baca Duta Islam Gembong Salafi Wahabi di Indonesia Berikut nama-nama ustadz yang disebut oleh MUI dan tembusan telah sampai ke Humas Kemenag Republik Indonesia. Sudah pernah ditayangkan oleh MUI tapi dihapus kembali karena ditekan oleh kelompok Islam ekstrimis yang tidak suka namanya masukkan dalam daftar Ustadz Takfiri. Padahal, selama ini, orang semacam Hartono Ahmad Jaiz dkk sering membuat daftar list tokoh-tokoh yang ia anggap sesat dan liberal. 1. Ust. Abdul Hakim Abdat 2. Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawwas 3. Ust. Zainal Abidin Syamsudin 4. Ust. Badrusalam 5. Ust. Kurnaedi 6. Ust. Arman Amri 7. Ust. Firanda Sorong Firanda Digeruduk Warga Aswaja Tegal 8. Ust. Abu Ubaidah Yusuf As Sidawiy 9. Ust. Erwandi 10. Ust. Aunur Rofiq Ghufron 11. Ust. Ahmad Sabiq 12. Ust. Rifky Jafar Thalib 13. Ust Abdul Khaliq 14. Ust. Abu Qotadah 15. Ust. Abu Zubeir al-Hawary 16. Ust. Maududi Abdullah 17. Ust. Abdullah Taslim 18. Ust. Badri 19. Ust. Ikhsan 20. Ust. Ali Musri 21. Ust. Yusuf Utsman Baisa 22. Ust. Ali Ahmad Padang 23. Ust. Muhammad Elvy Sjam 24. Ust. Aris Munandar 25. Ust. Abu Nida 26. Ust. Ahmas Fais majalah assunnah 27. Ust. Kholid Syamhudi 28. Ust. Abu Umar Basyir Al Maidany 29. Ust. Abu Salma Alatsary shigor lulusan ITS 30. Ust. Asmuji Muhayat Lc 31. Ust. Muhammad Wujud Arbain 32. Ust. Agus Hasan Basary Lc MAg Malang 33. Ust. Abdullah Sholeh Hadrami Malang Ustadz ini Akhirnya Percaya Walisongo 34. Ust. Ainul Riza Malang 35. Ust. Abu Khaleed Subang 36. Ust. Abu Saad Muh Nurhuda Jogja 37. Ust. Zaid Susanto Jogja 38. Ust. Afifi Abdul Wadud Jogja 39. Ust. Abdullah Roy Madinah 40. Ust. Ahmad Zainuddin Banjarmasin 41. Ust. Abdullah Zain 42. Ust. Muhammad Nuzul Dzikri Jakarta 43. Ust. Syafiq Reza Basalamah 44. Ust. Khalid Basalamah Baca Kata Sayyidina Sebelum Menyebut Nama Nabi Muhammad, Kritik Pengikut Anti Tatakram Kepada Nabi, Khalid Basalamah Sebut kata Sayyidina Merendahkan Nabi. 45. Ust. Adi Hidayat 46. Ust. Munzir Situmorang 47. Ust Abu Izzi Semarang 48. Ust Haris Budiatna Semarang 49. Ust. Ahmad Anshori 50. Ust. Habib Salim Muhdor 51. Ust. Ali Nur Medan 52. Ust. dr. Raehanul Barehan 53. Ust. Nur Bait 54. Ust. Muhammad Abduh Tuasikal 55. Ust. Musyafa' Ad Dariny Daren, Kudus 56. Ust. Yulian Purnama 57. Ust. Andika Mianoki 58. Ust Arifin Siregar Abu Raihan Salatiga 59. Ust. Muhammad Adurrahaman Al Amiry 60. Ust Muhammad Ashim 61. Ust. Abdurrahman Ayyub 62. Ust. Riyadh Bajrey 63. Ust. Husein Mubarok Ruqyah Syar'iyyah 64. Ust. Oemar Mita 65. Ust. Dony Arif Wibowo 66. Ust. Fadlan Fahamsyah 67. Ust. Muflih Safitra Balikpapan 68. Ust. La Ode Abu Hanafi 69. Ust. Abu Dzar Palembang 70. Ust. Abdurrahman Yusak Palembang 71. Ust Amin Taufiq Nasro 72. Ust. Muhammad Ayyub 73. Ust. Andy Bangkit Jepang 74. Ust. Aan Chandra 75. Ust. Subhan Bawazier 76. Ust. Abu Haidar [
daftar ustadz wahabi indonesia